malam tadi, tepatnya pukul 25:00 aku bertemu dengan sesosok alien yang sedang berkunjung ke rumah pamanku. Dia bertanya tentang keanehan dunia yang aku tinggali.
Alien : "mengapa duniamu seperti ini? Ini tak masuk akal."Aku : "Aku pun tak pernah mau mengerti tentang apa yang ada di dunia ini."
"Meskipun Aku sudah 19 tahun tinggal di dunia ini, Aku tetap tidak mengerti."
Alien : "Lalu apa yang kamu lakukan di dunia ini?"
Aku : "hanya menghirup oksigen dan sisa-sisa asap dari rokok yang mereka buang begitu saja."
Alien : "maksudmu seperempat gram karbon dioksida?"
Aku : "tidak, bukan karbon dioksida, tetapi zat-zat asam yang di lemparkan oleh seseorang yang sangat egois."
Alien : "lalu kemana arahnya pembicaraan kita ini?"
"bukankah kita sedang membicarakan sebuah perjanjian lama yang telah disepakati oleh orang awam?"
Aku : "perjanjian? maksudmu secarik kertas kusam yang kau injak itu?"
" Itu hanya sebuah nota, tanda aku telah membeli sebuah sepatu."
Alien : "sepatu macam apa yang kau beli?"
"kau belum pantas memakai sepatu."
Aku : "sepatu klasik yang telah melewati beberapa ruang, dimensi dan waktu."
"tahu apa kau tentang pantas atau tidak?"
Alien : "lebih dari yang kau kira!"
Aku : "mungkin Aku belum pantas memakai sepatu, tetapi biarkan Aku membaginya dengan hewan, tumbuhan, hingga zat-zat terkecil sekalipun!"
Alien : "baiklah kalau begitu, jika itu memang maumu, lakukanlah."
Lalu Aku pun pergi meninggalkan alien itu dengan segelas kopi dan rokok phillip morris berwarna merah.